Latest Posts
Ada dua hal yang spesial dari acara puncak lomba blog “Cirebon Kota Titik-Titik” (12/6) di Keraton Kacirebon. Adalah nikmatnya nasi Bogana dan kekalahan blog “Hadi-Katanya”.   

Saya ceritakan satu persatu.                

Nasi Bogana adalah nasi khas keraton Cirebon. Tapi hanya Keraton Kacirebon yang menjadikan nasi Bogana sebagai santapan siapun. Ya, siapapun bisa menikmatinya. Karena keluarga “dalem” Kacirebonan membuka "Pawon Bogana", dengan nasi Bogana sebagai menu utama.

Nasi ini mirip nasi kuning, tapi ada rasa kelapa muda ketika nasi itu masuk ke dalam mulut. Sedikit aneh, pertama kali makan. Tapi tidak masalah untuk santapan berikutnya. Cocok dilidah lah.

Untuk cara penyajiannya, biar foto yang menjelaskan.



Selanjutnya soal kekalahan blog ini (hadi-katanya.blogspot.com). Mungkin dalam catatan panitia blog ini ada dalam posisi ke empat (juara 4).



Tapi bagi saya itu tetap kekalahan.

Mengapa? Ini hanya soal cara berpikir saja yang berbeda, agar saya terus belajar membuat “konten lomba” yang lebih baik. Karena sejak dari rumah saya sudah membaca beberapa artikel yang lebih layak menjadi juara.

Dan hasilnya sesuai dengan perhitungan.

Selamat pada pemenang.        





Komunita blog Cirebon sedang berulang tahun, selamat. Semoga makin banyak hal positif yang diberikan oleh blogger-blogger untuk kota dan kabupaten Cirebon. Sekali lagi selamat.  

Meski pun blog ini (hadi-katanya.blogspot.com) belum secara resmi terdaftar sebagai bagian dari komunitas blogger Cirebon (rebon.org). Tapi, tidak menutup pintu saya untuk melakukan kajian tentang blog-blog Cirebon.

Blogger Cirebon dan Blog Cirebon

Entah ini secara natural atau memang terkonsep dari lahirnya (3 tahun yang lalu), kumunitas blogger Cirebon tidak perah membenturkan diri dengan istilah “blog Cirebon”. Walaupun tidak menutup mata beberapa blogger Cirebon memilih Cirebon sebagai sebagai fokus tulisannya. Pada tahap eksistensinya blog mereka tersemat dengan nama blog Cirebon.

Karena komunitas blogger Cirebon terbuka, dalam arti tidak pernah memaksa seluruh blogger yang tinggal di Kota dan Kabupaten Cirebon ikut bergabung, ini menjadikan banyak blog-blog Cirebon lahir dan tumbang begitu saja. Sebenarnya kasus ini bukan masalah besar, tetapi jika pengurus lebih teliti membangun data dan membangun komunikasi secara intensif dengan pemilik blog Cirebon (ingat bukan berarti harus blogger Cirebon) bukan tidak mungkin satu visi mereka “menduniakan cirebon dan mencirebonkan dunia”, dapat berjalan lebih rapih.

Pendapat di atas saya ungkapkan, karena dalam website rebon.org, tidak ada yang membuat saya percaya jika visi yang mereka sasar sedang dalam proses pengerjaan: statistik pertumbuhan blog cirebon misalnya.

Tapi, jangan salah dulu, usia komunitas ini baru 3 tahun, masih sangat muda. Akan banyak kejutan di tahun-tahun berikutnya. Terlebih saya terlanjur percaya jika komunitas blogger ini mencapai usia 20 tahun, dengan berbagai prestasinya, mereka sudah membayar lunas visinya.  

Amin.


Peta Blog Cirebon

Lalu, bagaimana fakta blog Cirebon di lapangan (google)?  

Izinkan saya untuk membuat kategorisasi blog Cirebon berdasar identitas blognya:

1. Blog Cirebon berita
2. Blog Cirebon travel
3. Blog Cirebon kuliner
4. Blog Cirebon sejarah, budaya, dan tradisi.
5. Blog Cirebon pribadi.

Pembagian di atas jelas selera saya. Siapapun bisa melakukan pembagian sesuai dengan seleranya. Tapi ya sudahlah, saya tidak minat berpolemik soal itu.

Dibandingkan kategori yang lain, blogger Cirebon yang fokus dengan blog berita cukup banyak diminati blogger-blogger Cirebon. Sebut saja blog top Cirebon berita, tweetcirebon.com, aslicirebon.com dan padudadi.com, sepertinya jika digarap lebih profesional, tentu dengan pendanaan dan tim yang kuat, keduanya bisa bersaing dengan cirebonsatu.com dan aboutcirebon.id.

Blog Cirebon travel atau blog jalan-jalan atau blog wisata atau apapun nama lainnya, dibandingkan blog Cirebon berita, sejatinya lebih berpotensi menjadi rujukan data calon wisatawan atau turis yang berminat ke Cirebon. Tapi sayangnya, dari 1-10 halaman google.co.id, umumnya jika bukan media nasional, blog travel yang tidak fokus pada wisata Cirebon yang nongkrong di halaman muka google.    

Beberapa blog Cirebon travel yang cukup bisa diandalkan antara lain:  gotocirebon.com, travelingcirebon.com, wonderfulcirebon.com dan wisataseputarcirebon.tk.

Cirebon dengan klaimnya, kaya akan makanan khas dan lokasi top kuliner,harusnya di masa sekarang sudah punya banyak food blogger. Mengapa? Secara objektif lidah mereka akan menjadi referensi pertama tempat makan yang cocok untuk lidah orang Cirebon ataupun wisatawan yang sedang berkunjung ke kota ini.

Untung ada satu  blog kuliner yang bisa dijadikan andalan siapapun yang ingin makan di kota dan kabupaten Cirebon. Merekomendasikan makanan dan minuman dari yang tingkat bintang sampai yang emperan, yaitu cirebonkuliner.com

Tentang blog bernuansa budaya, tradisi, dan sejarah Cirebon harusnya sudah cukup jika keraton-keraton mempublikasikan media masing-masing, selain sebagain informasi dasar juga sebagain informasi terkini tentang aktivitas “dalem” keraton di setiap acara yang diselenggarakan.

Jika blogger yang menggarap hal ini, saya melihat butuh penguasaan lebih, karena sejarah, budaya, dan tradisi Cirebon cukup kaya dengan keunikan. Jalan pengupasannya membutuhkan banyak pendekatan dan keaslian dasar.

Dari penelusuran menggunakan beberap kata kunci di google.co.id, ada beberapa blog otoritatif yang layak dikunjungi: pesambanganjati.blogspot.co.id, da2ngkusnandar.blogspot.co.id, elanglangitmendung.blogspot.co.id, mahruselmawa2.wordpress.com.

Blog cirebon pribadi, atau blog orang Cirebon dengan jalan branding dirinya sendiri cukup banyak di cirebon. Bahkan saya melalui blog ini (hadi-katanya.blogspot.com) pun melakukan hal ini. Beberapa pengurus rebon.org ternyata juga melakukan hal yang kurang lebih sama.


Sekali lagi selamat untuk komunitas blogger Cirebon.
Jujur sebelum saya membuat blog, hal yang paling disukai adalah mengunjungi blog-blog besar. Bukan hanya membaca kontennya yang berkualitas, tapi juga belajar dari sepak terjang bloggernya. Ini sangat menarik dan cukup jadi hobi.

Satu yang saya kagumi adalah bonsaibaiker.com. Blog ini blog milik dosen IAIN Syekh Nurjati. Beliau memilih tidak menghiasi blognya dengan tampilan yang lebih modern. Semoga satu hari nanti, saya bisa mewawancarainya.

Saya peringatkan jangan sekali-kali meremehkan blog ini, misalnya karena berpenampilan sederhana atau karena cara penulisan dalam blog ini terkesan sederhana.

Siapapun orangnya, lebih baik jangan melakukan hal itu. Karena akan malu sendiri jika melihat statistik dari blog ini (sumber: similiarweb.com), sangat mengagumkan.




Belum lagi iklan yang sepertinya permanen di blognya. 

Iklan ini sudah lama sekali, bahkan sejak pertama kali menggilai blog ini. 

Keren abis.